Pagi pagi berangkat ke S’pore by bus. Pada saat imigrasi suami agak tertahan nampaknya siy paspor nya gak bisa di scan, paspor nya sebenarnya siy sudah ganti setahun lalu cuma baru sekali ini lagi ke Singapore dg paspor tsb. wah hal ini pernah terjadi pada saya beberapa bulan lalu saat saya tertahan di imigrasi.
Saya tak tahu alasan kenapa, tapi saat itu saya baru ganti paspor saat di imigrasi saya dibawa ke ruangan. Ketika itu ada orang cina yang sedang mengurus untuk masuk ke S’pore. Jadi saya harus menunggu urusan mereka selesai. setelah urusan orang cina itu selesai barulah saya yang ditanya2 mau kemana??…bawa uang berapa duntuk urusan apa ke S’pore dan juga mereka minta id/ktp serta saya diambil sidik jari. Setelah urusan selesai yang cukup membuat saya worry n bertanya tanya sejak dibawa keruangan itu ada apa gerangan sehingga saya harus masuk ruangan itu sedangkan ponakan saya dari jkt lancar2 saja di imingrasi. Akibat nya dia harus menunggu saya yang cukup lama sekali hingga saya ditinggal bis yang kami naiki dari Melaka. Terpaksa melanjutkan dengan bis lain dan membayar sekitar dua dollar singapore.
Karena punya pengalaman pernah tertahan, jadi saya tak terlalu worry saat di imigrasi s’pore, suami diajak ke ruangan dan saya menunggu di luar…menurut suami dia siy tak ditanya tanya hanya diminta sidik jari saja.
Seperti biasa karena terlalu lama kita ditinggal bis yang dari Melaka. Saat itu ada bis wisata yang nampaknya masih baru dengan tujuan ke Sentosa Island. Kebetulan sekali memang tujuan saya ingin ke Universal Studio yang berada di Pulau yang dulu saya pernah kunjungi. Waktu itu saya untuk mencapai Sentosa Island dari Vivo City dengan menggunakan cable car yang lumayan cukup mahal. Jadi dengan naik bis ini lumayan bisa berhemat. Saya pikir bakalan macet naik bis karena di S’pore saya biasanya naik MRT, ternyata tidak juga. Kurang lebih setengah jam sampai pulau sentosa.
Tujuan saya adalah ke Universal Studio Singapore yang baru dibuka th 2009 dan merupakan univesal studio pertama di Asia Tenggara. Sayang sekali ketika saya berkunjung kesana tiket yang harganya sekitar 400an ribu rupiah sold out jadi saya hanya foto foto di depan theme park yang telah menarik sebanyak 2juta pengunjung selama 9bulan sejak pembukaan nya.
Akhirnya saya berkeliling di sekitar Sentosa Island yang pernah saya kunjungi untuk pertama kali di tahun 92, walau saya sudah beberpa kali kesana tetapi nampaknya setiap kali kesana tempat dan situasi nya sudah berubah dan berbeda, banyak objek yang menarik untuk difoto.
Saya sempat berfoto didepan patung Merlion dan tak masuk ke dalam yang yang pernah saya masuki ketika saya berkunjung dulu. Dari atas, dari mulut merlion raksasa kita bisa memandangi view singapore kesegala arah.